Kamis, 27 Desember 2012

My Facebook



  Apa kabarmu hari ini?
Barangkali kamu bertanya untuk apa aku menanyakan ini.
Bukankah kita bertemu hampir setiap hari, begitu pikirmu pasti.
Tetapi,kali ini aku tidak sedang berbasa-basi.
Belakangan aku merasa resah karena kamu berubah.
Kamu tentu berhak untuk itu — untuk perubahan.
Seperti orang yang setiap harinya juga tidak pernah sama.
Aku pun bukan seorang posesif yang akan menuntutmu untuk selalu sama.
Namun,ketika perubahan itu membuatmu tidak lagi menjadi dirimu, aku sungguh tidak rela.

  Ingatkah kamu akan perjumpaan pertama kita? Ah, pasti kamu sudah lupa.
Sekitar tahun 2008,Saat itu aku sedang di Balikpapan.
Saat itu kamu sedang berdandan,dan kamu belum setenar sekarang.
Aku bisa merasakan bahwa kamu berbeda dengan yang lain,walaupun saat itu kamu tampak berantakan.
Padamu, ada kecantikan yang tidak mampu kuceritakan.

  Perlahan, aku mulai mengenalmu, dan aku menikmati setiap pertemuanku denganmu.
Bahkan, setiap kali hendak menjelajah dunia, aku sering kali mampir ke rumahmu,meski sekadar lewat.
Aku melewati berjam-jam  bersamamu.
Aku menikmati detik-detik dengan sabarmu.
Perlahan juga, semakin banyak orang yang menyukaimu, apalagi setelah kamu semakin cantik,
Lihat saja macam-macam orang yang ingin menyematkan foto ditubuhmu: dari remaja, pemuda, model, orang tua, bahkan pasangan nikah,
Kamu, bagi mereka, adalah surat — tempat mereka bisa menerima kabar,memberi kabar,menikmati waktu, hingga memadu cinta.

  Aku tidak merasa perlu untuk cemburu dengan mereka.
Tubuhmu memang terlalu lapang untuk dinikmati olehku sendiri.
 Kesediaanmu untuk menerima siapa pun justru membuat tubuhmu kini terasa sesak.
Yang tersisa darimu adalah kesemrawutan yang memenuhi sekujur tubuhmu.
Kamu, yang dulu bagi mereka adalah surat, kini dipenuhi dagangan makanan, baju, cincin, sepatu, telepon genggam, dan lain-lain.

Oh, apa bedanya kamu kini dengan yang lain, yang menjual diri untuk transaksi jual-beli semata?
 Dengan segala rasa sayang bercampur cemas, aku berharap kamu baik-baik saja, FACEBOOK.

Jumat, 14 Desember 2012

Syukur



Dear God,





Akhirnya hari ini aku mempunyai blog,
Terima kasih atas kesehatan dan nikmat yang masih kau titipkan padaku ya allah,

Salam
Bayu P.